SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, kembali melakukan penyegaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dilaksanakan dengan khidmat di Gedung Serbaguna Sampit pada Jumat, 30 Januari 2026.
Sebanyak 11 pejabat eselon II resmi menduduki posisi baru untuk memperkuat kinerja pemerintahan daerah.
Halikinnor menegaskan bahwa pemilihan para pejabat ini tidak dilakukan secara sembarangan. Proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut telah melalui tahapan seleksi yang ketat.
“Sebelumnya mereka mengikuti lelang jabatan dan mereka diuji sesuai dengan kemampuan di bidangnya masing-masing,” ujar Halikinnor menjelaskan proses seleksi tersebut.
Beberapa nama yang mengisi posisi strategis di antaranya adalah Waren yang kini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Rody Kamislam sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Sektor kesehatan dan pendidikan juga mendapat pimpinan baru, dengan dr. Yulia sebagai Direktur RSUD dr. Murjani dan Yolanda yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
Selain itu, posisi kepala dinas pada instansi teknis lainnya turut bergeser. Nama-nama seperti Yephi Hartady kini menjabat sebagai Kadis Pertanian, Widya Yulianti sebagai Kepala Satpol PP, dan Akhmad Taufik sebagai Kadis Damkar.
Sektor informasi dan pemberdayaan juga diperkuat oleh Cok Orda Putra di Diskominfo serta dr. Achmad Yudi di DP3AP2KB.
Sementara itu, posisi Staf Ahli dan DPMD masing-masing diisi oleh Muslih dan Ninuk Muji.
Bupati Halikinnor berharap besar agar para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan menjalankan tugas serta kewajiban mereka dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan pentingnya integritas dalam bekerja demi memastikan pelayanan publik di Kabupaten Kotim berjalan optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai penutup, Bupati mendorong para Kepala Dinas dan pejabat Eselon II untuk tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi juga berani melahirkan inovasi.
“Saya berharap kepada Kepala Dinas atau Eselon II untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan benar serta memberikan inovasi-inovasi untuk kemajuan daerah,” tutupnya.
(Sd/Erakalteng.com)



























