SAMPIT – Warga Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, kini resmi memiliki wadah baru untuk memperkuat posisi masyarakat di wilayah yang berada di antara dua perkebunan besar kelapa sawit, PT MAP dan PT NSP.
Melalui rapat bersama yang digelar di Baamang Hulu, warga sepakat membentuk Koperasi Baamang Hulu Bersatu sebagai organisasi resmi yang mewakili kepentingan mereka.
Dalam forum tersebut, dilakukan pemilihan kepengurusan secara voting terbuka. Hasilnya, Syamsuri terpilih sebagai Ketua, Taufiqurrahman sebagai Sekretaris, dan Alamsyah sebagai Bendahara.
Menurut salah seorang anggota Koperasi Baamang Hulu Bersatu, Musthafa mengatakan, kehadiran koperasi ini sekaligus meluruskan berbagai persoalan tentang pihak-pihak yang sebelumnya mengatasnamakan Kelurahan Baamang Hulu tanpa benar-benar berdomisili di wilayah tersebut.
“Selama ini banyak yang memakai nama Baamang Hulu, padahal bukan warga setempat. Dengan terbentuknya koperasi resmi ini, maka tidak ada lagi koperasi lain yang mengklaim nama kelurahan,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Baamang Hulu, Rudi Setiawan, menegaskan bahwa koperasi ini dibentuk sepenuhnya untuk kepentingan warga yang benar-benar tinggal di Baamang Hulu.
“Pengurus dan anggota koperasi wajib berdomisili di Kelurahan Baamang Hulu. Ini penting agar koperasi benar-benar menjadi representasi masyarakat setempat,” tegasnya.
Rapat pembentukan koperasi ini turut dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT, LPMK, serta pihak kelurahan. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, warga berharap koperasi dapat berjalan efektif dan menjadi wadah resmi dalam pengelolaan dan penyampaian aspirasi terkait keberadaan dua perusahaan perkebunan besar di sekitar wilayah mereka.

























