Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Perombakan Pejabat Kotim: Tiga Kepala Dinas Bergeser Jabatan

SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, kembali mengambil langkah strategis dalam menata jajaran birokrasi di wilayah Pemerintah setempat. Perombakan tersebut ditandai dengan dilakukannya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tinggi Pratama, yang melibatkan sejumlah Kepala Dinas.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Daerah untuk melakukan penyegaran dan peningkatan efektivitas kinerja organisasi perangkat daerah,” ujar Halikinnor, Jumat, 14 November 2025.

Lanjutnya, pelantikan kali ini berfokus pada pergeseran posisi tiga Kepala Dinas. Pergeseran ini dilakukan untuk menyesuaikan kompetensi pejabat dengan kebutuhan organisasi yang semakin dinamis.

Tiga nama pejabat yang mengalami rotasi ini sebelumnya memegang peran penting di bidang pelayanan publik dan pengembangan sumber daya manusia di Kotim.

Salah satu pejabat yang mengalami pergeseran adalah Wiyono. Sebelumnya, Wiyono menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Dalam penempatan barunya, Wiyono kini dipercaya untuk memimpin Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Jabatan ini menuntut fokus yang tinggi terhadap pelayanan administrasi kependudukan yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, posisi yang ditinggalkan oleh Wiyono, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), kini diisi oleh Irfansyah, yang sebelumnya dikenal sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik), bergeser menjadi penjabat Kepala Dispora. Penempatan Irfansyah diharapkan dapat membawa pengalaman manajerialnya dari sektor pendidikan ke dalam pengembangan potensi pemuda dan prestasi olahraga di Kotim.

Pejabat ketiga yang bergeser adalah Agus Tangkasia. Jika sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala Disdukcapil, kini Agus Tangkasia menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK). Rotasi ini menunjukkan prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat sektor literasi dan pengelolaan arsip yang merupakan memori kolektif pemerintah dan daerah.

Bupati Halikinnor berharap pergeseran jabatan ini dapat menjadi momentum bagi para pejabat yang dilantik untuk meningkatkan semangat dan dedikasi dalam melayani masyarakat.

“Perombakan ini ditekankan sebagai upaya penyegaranmemastikan setiap posisi diisi oleh individu yang tepat, demi mencapai target pembangunan daerah dan menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan efektif,” tutupnya.

(Sd/erakalteng.com)