SAMPIT – Struktur pengelolaan sektor usaha mikro di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi mengalami penyegaran. Rahmat Noor kini mengemban amanah baru setelah ditunjuk sebagai Ketua Pengelola Swalayan UMKM Kabupaten Kotim.
Penunjukan ini menandai babak baru dalam upaya penguatan ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
Momen penyerahan amanah ini berlangsung khidmat dalam rangkaian acara halalbihalal yang digelar pada Rabu, 8 April 2026.
Acara yang mempertemukan Asosiasi UMKM Kotim binaan Dinas Perdagangan ini juga dirangkaikan dengan agenda perpisahan serta penyambutan pegawai yang memasuki masa purna tugas maupun yang berpindah posisi.
Dalam keterangannya, Rahmat Noor mengungkapkan bahwa tugas ini merupakan tanggung jawab besar yang diberikan oleh pihak dinas untuk menggantikan kepengurusan sebelumnya.
“Saya ditunjuk dan diamanahkan untuk mengelola Swalayan UMKM untuk ke depan. Saya mohon dukungan dan support dari teman-teman para pelaku UMKM,” ujar Rahmat.
Optimisme tinggi juga disuarakan Rahmat dalam upaya menggerakkan roda ekonomi kreatif di Kotim agar menjadi barometer bagi Kalimantan Tengah.
“Kita ingin menggerakkan ekonomi kreatif yang ada di Kotim ini jadi lebih kuat dan bisa menambah pemasukan. Kita harus tetap optimis bahwasanya UMKM di Kotim tetap tumbuh,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret untuk menarik minat masyarakat, Rahmat telah menyiapkan konsep suasana baru yang lebih segar dengan melibatkan komunitas seni.
“Nanti kita di swalayan itu ada akustik, band lokal. Kita berkolaborasi dengan anak-anak musik band Sampit dan kita sediakan panggung mini atau panggung kreatif,” jelasnya.
Selain fokus pada aspek perdagangan, Rahmat juga berkomitmen merangkul generasi muda melalui berbagai kegiatan rutin setiap bulannya.
“Kita memfasilitasi mereka untuk nanti di Swalayan UMKM. Harapannya tiap bulan itu ada event atau kegiatan,” pungkasnya.
(SD/Erakalteng.com)


























