Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Ratusan Pelajar Kotim Bersaing dalam Seleksi Paskibraka 2026, Penilaian Dipastikan Objektif

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten tahun 2026 pada Senin, 30 Maret 2026.

Staf Ahli Bupati Kotim, Wim RK Benung, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para pelajar yang ikut serta.

Dirinya berharap melalui proses ini, akan lahir putra-putri terbaik yang memiliki kedisiplinan dan semangat nasionalisme tinggi untuk bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan mendatang.

Animo pelajar di Bumi Habaring Hurung tahun ini tergolong sangat besar, dengan tercatat sebanyak 253 siswa dari berbagai SMA sederajat yang mendaftar.

Dari jumlah peserta tersebut, tim seleksi hanya akan menjaring 75 orang yang akan dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Kotim 2026.

Meskipun terdapat tiga kecamatan yang belum bisa mengirimkan perwakilannya, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kompetisi yang sehat di antara para peserta lainnya.

Dalam arahannya, Wim RK Benung menekankan agar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta panitia pelaksana menjaga integritas dengan bekerja secara profesional, adil, dan objektif.

“Kami berpesan kepada seluruh panitia agar betul-betul selektif serta adil dalam menyeleksi calon Paskibraka,” tegasnya.

Dirinya menambahkan bahwa proses seleksi saat ini didukung oleh sistem aplikasi yang transparan, sehingga nilai para peserta tidak dapat direkayasa demi memastikan hasil yang mumpuni.

Lebih dari sekadar baris-berbaris, proses seleksi ini dipandang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda. Peserta dituntut untuk menunjukkan ketekunan, semangat juang, dan kerja keras di setiap tahapan yang berat.

“Besar harapan kami kepada anak-anak agar bisa menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan bangsa dan menjaga kekompakan sebagai kader bangsa menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Wim.

Wim juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pembina, pelatih, serta pihak sekolah yang telah bekerja keras membimbing para siswa. Peran tenaga pendidik dinilai sangat krusial dalam membentuk kedisiplinan dan mentalitas para calon Paskibraka sebelum terjun ke arena seleksi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pembimbing yang telah membimbing putra-putri terbaik ini, semoga mereka dapat menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya,” ucapnya.

Wim yang juga merupakan purna Paskibraka Indonesia memberikan motivasi agar seluruh peserta menjaga kesehatan fisik dan mental serta tidak meninggalkan doa.

“Ikuti seleksi ini dengan baik, jaga kesehatan, jaga mental, dan percaya diri. Saya yakin semuanya bisa dilewati dan pada akhirnya Tuhan yang akan menentukan siapa yang terbaik,”pungkasnya.

Ia optimis bahwa Kotim mampu mengirimkan utusan terbaiknya untuk bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.

(SD/Erakalteng.com)