SAMPIT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kini telah menginjak usia perak. Memperingati milad ke-25 tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sutimin, mengajak seluruh pihak untuk merefleksikan kembali peran strategis zakat dalam pembangunan sosial dan kesejahteraan umat di wilayah tersebut.
Dalam momen bersejarah ini, Sutimin menegaskan bahwa perjalanan seperempat abad BAZNAS merupakan bukti nyata kontribusi lembaga dalam menopang ekonomi masyarakat.
Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan pilar penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Zakat memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan umat,” ujar Sutimin pada Senin, 9 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan yang akuntabel adalah kunci kepercayaan masyarakat selama ini.
Laporan kinerja BAZNAS Kotim selama dua tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif. Keberhasilan ini terlihat dari meningkatnya efektivitas pengumpulan dan penyaluran dana ZIS melalui program-program unggulan seperti “Kotim Cerdas”, “Kotim Sehat”, hingga “Kotim Peduli” yang menyasar kebutuhan dasar warga.
“Alhamdulillah, ini semua tentunya tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh mitra serta para muzzaki,” tambahnya saat merinci keberhasilan program bantuan biaya pendidikan hingga bedah rumah yang telah terealisasi.
Sebagai wujud kepedulian nyata di hari jadi ini, BAZNAS Kotim menyerahkan jaminan sosial kepada 10 orang marbot masjid dan 10 pelaku usaha kecil. Sutimin menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pihak yang telah bersinergi demi memperkuat posisi BAZNAS sebagai lembaga terpercaya di Kotim.
(Sd/Erakalteng.com)


























