Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Wabup Irawati Paparkan LKPJ Bupati Kotim Tahun 2025: Capaian Realisasi Pendapatan capai 88,98%

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kotim Tahun anggaran 2025 dalam rapat Paripurna DPRD.

Irawati menekankan pentingnya LKPJ sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.

Wabup Irawati juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

“Minal Aidin wal Faidzin kepada seluruh hadirin. Momentum ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi untuk bersama-sama membangun Kotim yang lebih maju,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.

Dirinya menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi yang kuat.

Memaparkan sisi keuangan, Irawati merinci target Pendapatan Daerah pada APBD Tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp 2,22 triliun lebih

“Realisasi pendapatan sampai akhir tahun mencapai Rp 1,97 triliun lebih, atau sekitar 88,98%. Komponen pendapatan ini berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer pemerintah pusat,” paparnya.

Dari sisi belanja, dirinya menyampaikan target total belanja daerah sebesar Rp 2,38 triliun lebih.

“Realisasi belanja hingga akhir tahun anggaran mencapai Rp 2,12 triliun lebih, atau 89,16%. Belanja ini mencakup komponen penting seperti belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer,” tambah Irawati.

Irawati menyoroti bahwa target realisasi belanja yang tinggi, terutama pada belanja modal, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang strategis di Kotim.

“Evaluasi atas efektivitas belanja akan terus dilakukan,” tegasnya.

Di akhir paparan laporan keuangan, Wabup Irawati menegaskan pentingnya data realisasi ini sebagai dasar perencanaan tahun anggaran berikutnya. Beliau optimis bahwa dengan pengelolaan keuangan yang baik, target-target pembangunan dapat tercapai lebih optimal.

(SD/Erakalteng.com)