Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Wabup Kotim Tekankan Kemandirian Fiskal Melalui PAD dan Tantangan Efisiensi Anggaran

SAMPIT – Wakil Bupati Irawati menjelaskan strategi dan tantangan pembangunan Kotawaringin Timur (Kotim) ke depannya, sebagaimana terangkum dalam LKPJ 2025. Salah satu poin penting adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.

Irawati menekankan pentingnya peran sektor perkebunan kelapa sawit dalam mendorong peningkatan PAD melalui kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2).

“PAD harus menjadi fondasi penting untuk keberlanjutan pembangunan daerah yang mandiri, bukan sekadar pelengkap,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.

Selain PAD, Wabup Irawati menguraikan tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi, terutama mengingat adanya kebijakan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat.

“Ini menuntut seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih cerdas dan memastikan penggunaan rupiah yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Laporan LKPJ juga memuat capaian kinerja program dan kegiatan yang telah dilaksanakan.

Wabup Irawati menyoroti evaluasi atas kebijakan strategis dan tindak lanjut rekomendasi DPRD dari tahun sebelumnya sebagai kunci perbaikan berkelanjutan. Sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama.

Dirinya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota DPRD, jajaran SKPD, dan unsur lainnya atas dukungan dan kontribusi nyata dalam pelaksanaan pemerintahan tahun 2025. Sinergi ini dianggap kunci agar semangat

“Kotim Harati” benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Irawati menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan mengharapkan interaksi timbal balik serta rekomendasi tertulis dari DPRD dalam 30 hari ke depan.

“Catatan strategis dari legislatif sangat krusial sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan di masa mendatang,” pungkasnya.

(SD/Erakalteng.com)