PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menegaskan pentingnya kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah.
“Tanpa adanya kerja sama yang baik dari semua pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla akan sulit untuk berhasil. Sinergi menjadi kunci utama agar langkah-langkah yang diambil benar-benar memberikan dampak nyata,” ujarnya, Senin (11/8).
Riska menilai Karhutla merupakan masalah kompleks yang membutuhkan penanganan menyeluruh dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan pencegahan tidak cukup hanya saat memadamkan api, tetapi juga pada upaya preventif yang dilakukan sejak dini.
“Hal ini meliputi patroli rutin, pemantauan titik rawan, serta penyediaan sarana dan prasarana pemadam yang memadai agar memaksimalkan upaya pencegahan dan penanggulangan,” jelasnya.
Ia menyoroti peran strategis pelaku usaha, terutama perusahaan di sektor perkebunan dan kehutanan, untuk memastikan lahan operasional bebas dari potensi kebakaran.
“Perusahaan harus memiliki komitmen penuh untuk menjaga lingkungannya. Jangan sampai ada pembiaran terhadap praktik pembakaran lahan di area mereka. Tanggung jawab ini bukan hanya kewajiban hukum, tapi juga moral,” tegasnya.
Selain itu, Riska mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, baik untuk kepentingan pertanian maupun lainnya. Partisipasi aktif masyarakat, kata dia, sangat menentukan keberhasilan pencegahan Karhutla.
DPRD Kalteng, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah, baik dalam bentuk kebijakan maupun anggaran, untuk mengatasi ancaman Karhutla. Ia menyebut dukungan ini bertujuan memperkuat langkah-langkah yang sudah berjalan di lapangan.
Riska berharap, sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dapat meminimalkan risiko Karhutla di Kalteng.
“Kami juga akan mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla dan cara pencegahannya,” pungkasnya.
(ira/erakalteng.com)































