PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi penerus yang mandiri, berdaya saing, dan berkarakter kuat.
Hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Anjangsana yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di Panti Asuhan Bina Remaja, Rabu (13/8).
Menurutnya, perhatian yang diberikan kepada anak-anak panti bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga membentuk kepribadian dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.
“Penting bagi kita semua untuk melihat kegiatan ini bukan hanya sebagai rangkaian peringatan HUT ke-80 RI, tetapi sebagai ajakan untuk bergerak bersama membangun kepedulian yang nyata,” ujarnya.
Riska mengajak seluruh pihak mulai dari pemerintah, legislatif, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati dan solidaritas.
Ia meyakini, kerja sama lintas sektor akan menciptakan dukungan yang lebih kokoh bagi anak-anak serta kelompok rentan lainnya.
“Kegiatan seperti ini sebaiknya tidak berhenti pada momen tertentu saja. Kalau dilakukan secara rutin, anak-anak akan merasa selalu diperhatikan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Riska juga menyoroti pentingnya dukungan moral dan pembinaan karakter. Ia menilai bantuan materi memang dibutuhkan, namun motivasi dan rasa percaya diri adalah bekal jangka panjang yang akan menentukan kualitas hidup mereka di masa depan.
“Kita ingin mereka tumbuh berpendidikan, percaya diri, dan siap berkontribusi. Untuk itu, lingkungan yang mendukung sangatlah penting,” tegasnya.
Acara Anjangsana itu diisi dengan penyerahan bantuan kebutuhan sehari-hari, permainan interaktif, dan sesi berbagi pengalaman antara para pejabat dengan anak-anak panti. Riska menyebut, kegiatan kemanusiaan semacam ini harus dibudayakan oleh semua kalangan, bukan hanya pemerintah.
Ia optimistis, dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak akan membuka kesempatan yang sama bagi anak-anak panti asuhan untuk berkembang dan meraih prestasi, sehingga dapat berperan dalam memajukan Kalimantan Tengah.
“Kepedulian itu sifatnya menular. Semakin sering dilakukan, semakin luas pula dampak positifnya,” pungkasnya.
(ira/erakalteng.com)































