Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Dewan Kotim Ajak Masyarakat Jaga Toleransi Selama Ramadan

SAMPIT – Memasuki bulan suci Ramadan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana, memberikan imbauan khusus kepada seluruh lapisan masyarakat.

Beliau menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan sikap saling menghargai antarumat beragama agar ibadah puasa di wilayah tersebut berjalan khidmat.

Syahbana menyoroti pentingnya semangat berbagi di bulan yang penuh berkah ini dengan mengajak warga untuk peduli sesama.

“Kami sangat berharap masyarakat, khususnya yang mampu, dapat menyiapkan hidangan berbuka puasa bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya, Rabu, 18 Februari 2026.

Menurutnya, aksi sosial ini akan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat. Selain aspek sosial, politisi ini juga menyinggung mengenai dinamika ekonomi warga yang tetap harus berjalan.

Dirinya meminta agar warga tetap menunjukkan sikap toleran terhadap mereka yang tetap bekerja di sektor kuliner.

“Kita harus saling menghormati orang yang sedang mencari rezeki, karena roda ekonomi harus tetap berputar meski di bulan puasa,” tambahnya.

Terkait operasional tempat usaha kuliner, Syahbana memberikan saran praktis guna menjaga etika di ruang publik tanpa mematikan usaha warga.

“Kalau ada warga yang membuka warung makan, kami imbau untuk memasang tirai penutup guna melindungi aktivitas di dalamnya selama siang hari,” kata Syahbana menjelaskan solusi untuk menjaga kenyamanan bersama.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk toleransi yang nyata antara pedagang dan orang yang berpuasa.

“Pemasangan tirai ini bukan untuk menghalangi rezeki, melainkan bentuk penghormatan dan cara kita menjaga situasi agar tetap kondusif bagi siapa saja,” tuturnya dengan bijak.

Menutup pernyataannya, ia berharap agar suasana harmonis di Kabupaten Kotawaringin Timur terus terjaga hingga hari raya Idulfitri nanti.

“Semoga dengan rasa saling menghormati ini, ibadah kita semua menjadi lebih berkah dan kedamaian di daerah kita tetap terjaga dengan baik,” pungkas Syahbana.

(Sd/Erakalteng.com)