Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Wakil Rakyat Desak Bulog Klarifikasi Dugaan Direktur Bumdes Lampuyang Bawa Kabur Uang Petani

SAMPIT – Perum Bulog di Sampit kini menjadi sorotan tajam dari wakil rakyat setempat setelah munculnya dugaan penyimpangan dalam mekanisme transfer dana.

Aduan masyarakat yang diterima oleh DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Hal ini memicu desakan keras dari legislatif agar Bulog segera memberikan penjelasan resmi dan terbuka kepada publik.

Perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) 3 DPRD Kotim, Muhamad Hafiz, adalah salah satu anggota dewan yang paling vokal mendesak klarifikasi tersebut.

Hafiz menekankan bahwa aduan ini telah menjadi perhatian serius di kalangan masyarakat, sehingga membutuhkan penyelesaian yang cepat dan transparan.

Langkah ini dianggap penting untuk menjaga integritas program Bulog dan memastikan bahwa setiap dana publik disalurkan sesuai dengan prosedur dan tujuan yang ditetapkan.

Menurut Hafiz, desakan untuk klarifikasi ini muncul setelah pihaknya menerima rentetan aduan dari warga yang meminta penyelesaian cepat atas persoalan yang meresahkan tersebut.

Ia khawatir jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut tanpa penjelasan resmi, maka akan berkembang menjadi isu liar yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dan program-program yang dijalankan. Kepercayaan publik dinilai sebagai aset penting yang harus dijaga oleh instansi pemerintah.

“Saya mendorong pihak Bulog untuk segera mengklarifikasi agar tidak terlalu luas sehingga mendapat titik terang,” tegas Hafiz pada Selasa, 11 November 2025.

Penegasan ini mencerminkan kebutuhan akan kepastian informasi, mengingat inisial penerima dana, AM, telah disebut dalam aduan yang diterima oleh pihak dewan.

Hafiz menambahkan bahwa keraguan masyarakat saat ini berpusat pada pertanyaan mengenai legalitas dan kepatutan proses transfer dana tersebut.

“Apakah memang sudah sesuai dengan SOP atau regulasi yang ada, karena inilah yang dipertanyakan oleh masyarakat setempat,” tutupnya.

DPRD Kotim kini menanti respons cepat dan lugas dari Perum Bulog guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik.

(Sd/Erakalteng.com)