PALANGKA RAYA – Rutan Kelas IIA Palangka Raya menggelar kegiatan penggeledahan blok hunian warga binaan. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB, dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, bersama jajaran pengamanan.
Seluruh petugas melaksanakan penggeledahan dengan penuh ketelitian di setiap kamar hunian untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang disimpan oleh warga binaan, Selasa (11/11/2025)
Penggeledahan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Melalui kegiatan ini, Rutan Palangka Raya berkomitmen untuk menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, serta memastikan bahwa seluruh kegiatan pembinaan dapat berjalan tanpa hambatan.
Kegiatan juga menjadi bagian dari upaya konsisten jajaran pengamanan dalam menerapkan prinsip zero halinar (handphone, pungli, dan narkoba) di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, menyampaikan bahwa penggeledahan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan.
“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada warga binaan bahwa ketertiban dan keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih dari barang terlarang, proses pembinaan akan berjalan lebih optimal dan kondusif,” ujar Wayan.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Karutan juga memberikan pengarahan kepada warga binaan agar selalu menaati tata tertib yang berlaku dan mendukung terciptanya suasana yang aman. Ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan insidentil sebagai langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
Seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan insidentil tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa adanya perlawanan dari warga binaan. Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemasyarakatan.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Rutan Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, serta berorientasi pada pembinaan yang humanis dan berintegritas.
(ira/erakalteng.com)

























