Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Soroti Isu Nasional Anggaran Alat Dapur, Dadang Syamsu Tekankan Efisiensi di Daerah

SAMPIT – Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang H. Syamsu, turut memberikan tanggapan atas isu nasional terkait anggaran pengadaan peralatan dapur yang mencapai angka fantastis di tingkat pusat.

Menanggapi angka 4,1 triliun rupiah untuk alat dapur tersebut, Dadang memilih untuk meneruskannya ke jalur partai.

“Informasi ini akan kita coba forward kepada partai, dalam hal ini adalah anggota DPR RI yang berada di level nasional,” ujarnya.

Meskipun menyangkut isu nasional, Dadang menekankan bahwa semangat efisiensi anggaran harus tetap dijaga, terutama di daerah yang kini tengah berupaya menekan pengeluaran. Ia mengisyaratkan bahwa setiap anggaran besar harus dapat dipertanggungjawabkan asas manfaatnya.

“Saya belum bisa berkomentar lebih dalam, tapi yang pasti informasi ini akan kita coba forward,” tuturnya dengan hati-hati, Rabu, 15 April 2026.

Ia menambahkan bahwa di tengah kondisi ekonomi saat ini, pemerintah harus bijak dalam menentukan prioritas belanja. Hal ini penting agar tidak terjadi ketimpangan antara kebutuhan dasar masyarakat dan pengadaan barang mewah.

Pesan efisiensi ini ia harapkan juga menjadi perhatian bagi seluruh SKPD yang menjadi mitra kerjanya di Kabupaten Kotim.

Dadang melihat isu-isu anggaran di tingkat pusat sering kali menjadi sorotan masyarakat daerah, sehingga transparansi menjadi kunci utama.

Baginya, komunikasi dengan perwakilan di tingkat nasional adalah langkah yang tepat untuk menyampaikan kegelisahan masyarakat daerah terkait kebijakan anggaran pusat.

Melalui fungsi pengawasannya, Dadang akan terus memastikan bahwa APBD Kotim dikelola dengan prinsip hemat dan tepat sasaran.

Ia tidak ingin anggaran daerah terbebani oleh program-program yang tidak memberikan dampak nyata bagi warga Sampit dan sekitarnya.

Penutup dari Ketua Komisi III ini menegaskan bahwa setiap rupiah anggaran rakyat harus kembali manfaatnya kepada rakyat. Ia berharap informasi mengenai efisiensi di daerah dapat menjadi bahan pertimbangan bagi rekan-rekannya di tingkat nasional dalam mengawal anggaran negara.

(SD/Erakalteng.com)