SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap peran aktif sektor swasta dalam memajukan dunia pendidikan di wilayah tersebut.
“Kita mengapresiasi terkait dengan partisipasi dari pihak swasta dalam hal membangun dunia pendidikan,” ujarnya, Senin, 27 April 2026.
Menurut Syahbana, kehadiran sekolah alam yang mengusung konsep ruang terbuka ini menjadi warna baru bagi sistem pendidikan di Kotim.
Ia menilai bahwa dengan adanya sekolah alam yang terbuka tersebut, nantinya dapat menjalin hubungan yang baik dengan instansi terkait guna pengembangan kualitas siswa.
Politisi ini menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara pengelola sekolah swasta dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim.
“Tentu kita koordinasinya ke Dinas Pendidikan untuk melakukan pendampingan-pendampingan terhadap dunia pendidikan ini,” tegas Syahbana mengenai langkah pengawasan ke depan.
Terkait lokasi sekolah yang berada di sekitar Kilometer 8, Syahbana mengakui bahwa jarak tersebut cukup jauh dari pusat kota.
“Untuk jarak yang ada di Kilometer 8 itu memang agak jauh dari kota, sehingga nanti perlu infrastruktur yang cukup untuk mendukung pihak sekolah swasta itu”. Ungkapnya.
DPRD Kotim berharap dengan fasilitas pendukung yang memadai, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sana akan meningkat.
“Kalau aksesnya mudah minat dari anak-anak didik kita yang di kota bisa berkontribusi sekolah di sana,” ujarnya.
Dukungan pemerintah daerah ditegaskan akan terus diberikan guna memastikan keberlangsungan institusi pendidikan swasta agar tetap kompetitif.
“Dukungan pemerintah daerah terhadap swasta ini sangat kita harapkan agar dunia swasta ini bisa bersaing dengan maksimal nantinya di dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.
(SD/Erakalteng.com)



























