SAMPIT – Wakil Ketua DPRD Kotim, Rudianur, memberikan tanggapan terkait beredarnya isu bahwa keluarga korban kecelakaan di Jembatan Patah akan melayangkan tuntutan kepada pemerintah daerah.
Menurutnya, langkah hukum tersebut sepenuhnya merupakan hak warga negara.
“Berkaitan tuntutan dan lain sebagainya itu kan hak-hak mereka silakan saja,” ujar Rudianur, Senin, 27 April 2026.
Meski demikian, ia juga mengimbau agar semua pihak menyikapi persoalan ini dengan tenang dan penuh pertimbangan agar solusi terbaik dapat segera ditemukan.
Rudianur menyadari bahwa musibah ini sangat memukul pihak keluarga, namun ia mengingatkan bahwa tidak ada pihak yang sengaja menginginkan terjadinya kecelakaan tersebut.
“Namun ini kan perlu kehati-hatian dan kesabaran, pihak korban pun harus berpikir lebih inilah karena ini kan siapa yang menginginkan kejadian itu, kan tidak ada yang menginginkan sebenarnya,” tuturnya dengan nada empati.
Mengenai aturan yang berlaku, Rudianur mengakui adanya batasan dan tanggung jawab pemerintah yang diatur oleh undang-undang terkait infrastruktur publik.
“Walaupun apa yang tercantum dalam undang-undang misalnya seperti itu, ya ini kan hanya batas ada batas-batasannya lah paling tidak seperti itu,” jelasnya menanggapi sisi regulasi dalam permasalahan ini.
Ia juga berpesan agar publik tidak semata-mata menyalahkan pemerintah daerah tanpa melihat kendala yang ada di lapangan, terutama soal pendanaan.
“Jangan juga kita menyalahkan pemerintah daerah, karena keinginan pemerintah daerah pengennya membangun, pengennya bagaimana kan seperti itu, namun dengan keterbatasan anggaran inilah yang membuat kita bisa juga stagnan di situ,” katanya.
Namun, ia menekankan bahwa pasca adanya korban jiwa, alasan klasik mengenai ketiadaan anggaran sudah tidak relevan lagi.
“Dalam hal ini berkaitan dengan anggaran menurut saya dengan adanya kejadian ini jangan sampai ada alasan anggaran,”pungkasnya.tegas mendesak agar pemerintah segera mengalokasikan dana khusus untuk perbaikan jembatan tersebut.
Dirinya juga mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban.
(SD/Erakalteng.com)



























