Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Soroti Kinerja OPD Teknis, Legislator Kotim Sarankan Belajar Online Jika Sekolah Terendam Banjir

SAMPIT – Masalah banjir yang tak kunjung usai di perkotaan Sampit menuai kritik dari Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah.

Ia menyoroti kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang membidangi tata kota dalam menganalisis dan menangani permasalahan banjir yang terus berulang.

Riskon menilai hasil kerja OPD terkait sejauh ini belum menunjukkan hasil yang optimal.

Oleh karena itu, ia mendesak agar dilakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja tersebut untuk mengetahui apakah kendala utama terletak pada sumber daya manusia atau keterbatasan anggaran.

“Ini harusnya menjadi evaluasi bagi kepala daerah untuk menilai kinerja dari OPD terkait. Apa yang memang kurang, apakah misalkan karena sumber daya manusia yang di OPD tersebut tidak bekerja optimal ataupun misalkan kekurangan anggaran,” tegas Riskon, Senin, 4 Mei 2026.

Selain masalah infrastruktur, Riskon juga menyatakan keprihatinannya terhadap dampak banjir pada sektor pendidikan.

Mengingat banyak sekolah yang ikut terendam, aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu dan berisiko bagi kesehatan serta keselamatan para siswa.

Ia menyarankan agar satuan pendidikan yang terdampak cukup parah segera mengalihkan proses pembelajaran secara daring (online).

“Saya sarankan ya memang pembelajaran secara online kalau memang betul-betul itu sangat mengganggu dan tidak bisa melakukan pembelajaran secara langsung,” ungkapnya.

Riskon menekankan bahwa langkah ini penting untuk menghindari risiko anak-anak bermain di air banjir yang kotor yang dapat menimbulkan dampak penyakit. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret baik dari sisi teknis pembangunan maupun kebijakan darurat di sektor pendidikan.

(SD/Erakalteng.com)