SAMPIT – Bunda Literasi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Khairiah Halikinnor, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada siswa SMA Negeri 1 Sampit yang berhasil mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Prestasi gemilang tersebut diraih dalam ajang lomba literasi, di mana perwakilan dari Kotim sukses menyabet gelar juara pertama.
“Saya selaku Bunda Literasi Kabupaten Kotawaringin Timur mengucapkan terima kasih kepada adik mahasiswa (siswa) dari SMA Negeri 1 yang mana telah mewakili Kabupaten Kotawaringin Timur berlomba di provinsi, alhamdulillah dapat juara satu,” ujar Khairiah Halikinnor, Senin, 20 April 2026.
Meskipun kompetisi ini hanya sampai pada tingkat provinsi dan tidak berlanjut ke jenjang nasional, pencapaian ini dianggap sebagai bukti nyata kualitas literasi generasi muda di daerah tersebut.
Khairiah berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat bagi siswa lainnya untuk terus berkarya di masa depan.
“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini, untuk tahun ke depannya kita lebih banyak lagi pesertanya dan lagi kita banyak untuk mengikuti lomba-lomba yang lainnya karena literasi ini banyak kategorinya,” tambahnya menjelaskan bahwa literasi mencakup banyak aspek, termasuk perpustakaan.
Sebagai upaya meningkatkan minat siswa, Bunda Literasi menekankan pentingnya peran aktif dalam mensosialisasikan manfaat literasi langsung ke sekolah-sekolah.
“Supaya ada siswa untuk berminat ikut lomba, pertama kami mengadakan dulu sosialisasi ke sekolah-sekolah, karena apa sih manfaatnya, apa sih kegunaannya untuk mengikuti lomba ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa prestasi di bidang literasi bukan sekadar mengejar piala, melainkan sebagai investasi kemampuan diri bagi para pelajar.
“Lomba ini nanti bisa menunjukkan prestasi si anak, untuk ke perguruan tinggi kan lebih mudah lagi karena sudah dianggap mampu, literasinya sudah bagus,” jelas Khairiah mengenai keuntungan jangka panjang bagi siswa.
Pemerintah daerah melalui Bunda Literasi berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat anak muda di Kotim melalui jalur prestasi ini. Dengan dukungan yang konsisten dan sosialisasi yang masif, diharapkan budaya literasi dapat tumbuh subur di tengah masyarakat guna mencetak generasi yang cerdas dan kompetitif.
(SD/Erakalteng.com)




























