SAMPIT – Anggota DPRD Komisi III Kotim, Riskon Fabiansyah, mengingatkan pentingnya mengedepankan program pencegahan dalam penanggulangan bencana di wilayah setempat.
Pendekatan preventif ini dinilai lebih baik dibandingkan sekadar mengandalkan penanganan setelah bencana melanda.
Riskon memaparkan bahwa dampak dari bencana yang tidak diantisipasi sejak dini cenderung jauh lebih besar secara sosial maupun ekonomi. Oleh sebab itu, alokasi dan fokus program hendaknya lebih diarahkan pada upaya mitigasi yang terstruktur.
Pihaknya berharap BPBD Kotim yang dipimpin oleh pejabat baru dapat segera menyusun langkah-langkah strategis dalam memetakan daerah rawan bencana.
“Pemetaan yang akurat akan sangat membantu dalam mempercepat pemberian edukasi serta kesiapsiagaan kepada masyarakat,” ujarnya, Senin, 14 September 2026.
Kendati demikian, koordinasi lintas sektoral tetap menjadi kunci utama agar setiap program pencegahan dapat berjalan secara sinergis.
Riskon memastikan DPRD Kotim siap memberikan dukungan penuh terhadap penguatan program-program pencegahan tersebut.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi secara berkala kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana alam.
Kesadaran mandiri dari warga diyakini mampu meminimalisir risiko korban jiwa maupun kerugian material saat terjadi bencana.
“Melalui langkah-langkah antisipatif yang lebih masif, kami berharap ketahanan daerah dalam menghadapi potensi bencana di Kotim akan semakin kuat. Komisi III berjanji akan terus mengawal kebijakan ini demi kepentingan dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.
(SD/Erakalteng.com)


































