Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Antisipasi Degradasi Moral, DPRD Kotim Dorong Kurikulum Berbasis Nilai Pancasila

SAMPIT – Maraknya berbagai kasus sosial yang melibatkan kalangan remaja akhir-akhir ini memicu keprihatinan mendalam dari jajaran DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Penurunan moral dinilai menjadi akar masalah dari berbagai tindakan menyimpang yang kerap terjadi di lingkungan sekitar.

Pihak DPRD secara gamblang menyebutkan beberapa persoalan pelik yang kini menghantui generasi muda.

Mulai dari kasus perundungan (bullying), kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah maupun yang melibatkan tenaga pendidik, hingga jaringan peredaran gelap narkoba yang kian mengkhawatirkan.

“Ini sekarang sudah banyakan terjadi bullying, kemudian kasus seksual di kalangan remaja dan lingkungan sekolah, kemudian juga kasus narkoba,” ungkap Anggota DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, Senin, 1 Mei 2026.

Melihat kondisi tersebut, Riskon mendorong pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan untuk mengambil langkah konkret. Salah satu usulan yang ditekankan adalah memberikan ruang khusus bagi satuan pendidikan untuk menerapkan penguatan kurikulum yang berfokus pada nilai-nilai Pancasila.

“Melalui momentum Hari Lahir Pancasila, Dinas Pendidikan diharapkan dapat lebih aktif meningkatkan metode pembelajaran moral. Pola pembekalan yang aplikatif dinilai sangat mendesak agar para siswa memiliki imunitas yang kuat terhadap pengaruh negatif lingkungan luar,” jelasnya.

Harapan besar diletakkan pada sinergi kebijakan ini agar ke depannya angka kriminalitas dan penyimpangan perilaku di kalangan remaja dapat ditekan seminimal mungkin.

“Penguatan karakter sejak dini di sekolah merupakan kunci utama untuk menyelamatkan masa depan generasi penerus, dan tidak hanya di sekolah saja, lingkungan keluarga juga,” tutupnya.

(SD/Erakalteng.com)