Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Dinas Perdagangan Kotim Siapkan Rangkaian Event Kreatif Guna Hidupkan Sektor UMKM

SAMPIT – Dinas Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mematangkan strategi untuk menggairahkan kembali sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pasca-penutupan bazar swalayan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak membiarkan momentum kebangkitan ekonomi ini berhenti, melainkan akan melanjutkannya dengan serangkaian program dan kegiatan kreatif yang telah dijadwalkan dalam waktu dekat.

Untuk menghidupkan atmosfer di sekitar swalayan, Kepala Dinas Perdagangan Kotim, Muslih, mengusulkan sebuah ide segar berupa pengadaan hiburan secara berkala. Langkah ini dinilai efektif untuk menarik minat para pengunjung, khususnya generasi muda, agar mau meramaikan gerai-gerai kuliner lokal yang ada di sana.

“Harapan saya setiap malam Minggu itu ada live music di sini. Nah, nanti live music inilah yang nanti menghidupkan UMKM yang kopi, yang kafe-kafe yang berada di lingkungan Swalayan UMKM ini,” kata Muslih, Minggu, 14 Juni 2026.

Muslih menegaskan bahwa ini barulah langkah awal dari program jangka panjang Dinas Perdagangan. Pihaknya mengaku sudah mulai merancang agenda besar berikutnya bersama para pemangku kepentingan terkait demi memastikan geliat ekonomi para pelaku usaha mikro tetap terjaga.

“Jadi itu yang mungkin langkah awal ini, dan mudah-mudahan setelah ini kita ada event lagi. Kita berharap nanti di beberapa saat kemudian kita akan ada event,” tambahnya.

Momentum terdekat yang akan dibidik oleh Dinas Perdagangan adalah peringatan Hari Koperasi yang jatuh pada bulan Juli mendatang.

Muslih membeberkan bahwa jajarannya telah melakukan rapat koordinasi untuk mengemas peringatan tersebut menjadi sebuah rangkaian acara yang menarik dan berpusat di fasilitas swalayan tersebut.

“Mudah-mudahan yang paling dekat ini di bulan Juli kita ada Hari Ulang Tahun Koperasi. Nah, nanti kami yang pasti kami sudah rapat, kita ada kegiatan jalan sehat di taman, dan kami ingin ada rangkaiannya,” jelasnya.

Lebih jauh, ia merincikan bahwa peringatan tersebut akan diisi dengan berbagai macam perlombaan terintegrasi.

“Rangkaian HUT Koperasi ini salah satunya nanti ada event mungkin lomba-lomba yang dilaksanakan di Swalayan UMKM ini,” tutur Muslih menjelaskan konsep acara yang tengah dimatangkan tersebut.

Guna memastikan setiap acara memberikan dampak ekonomi langsung, Dinas Perdagangan juga menyiapkan regulasi unik yang mewajibkan para peserta untuk membeli produk lokal sebagai syarat kepesertaan.

“Salah satu terobosan yang mungkin bisa kita tempuh untuk membantu UMKM ini bisa berkembang adalah dengan cara event-event yang di mana bisa mengumpulkan (massa). Dan satu syarat yang mungkin harus kita jadi catatan setiap kegiatan untuk mendaftar, paling tidak nanti membeli produk UMKM yang ada di sini. Misalkan kayak fashion show, itu nanti harapan kita pendaftarannya itu harus dengan cara membeli produk UMKM yang ada di sini. Nah, itu mungkin yang bisa kita lakukan,” pungkasnya.

(SD/Erakalteng.com)