SAMPIT – Pihak Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengintensifkan imbauan pemasangan bendera Merah Putih kepada warga.
Langkah ini dilakukan guna menindaklanjuti penegasan instruksi dari Bupati Kotim menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Lurah Mentawa Baru Hulu, Iwansyah, menegaskan bahwa sosialisasi dan penyampaian instruksi tersebut sebenarnya telah dijalankan sejak tanggal 30 lalu.
“Mulai tanggal 30 itu kan sudah kami laksanakan, sebelum keluarnya instruksi Bupati itu sudah kami laksanakan dan himbauan-himbauan sudah kami teruskan ke RT/RW,” ujarnya, Senin, 10 Agustus 2026.
Namun, saat melakukan penelusuran di sepanjang Jalan M.T. Haryono, pihak kelurahan masih menemukan banyak toko dan kios usaha warga yang belum mengibarkan bendera.
“Kami lihat di jalan sepanjang M.T. Haryono ini, kami susuri banyak yang masih belum (memasang bendera), makanya kami datangi masing-masing,”ungkap Iwansyah.
Saat didatangi langsung, para pemilik toko mengemukakan berbagai dalih belum mengibarkan bendera Merah Putih.
“Alasannya tidak ada uang, masa toko yang besar ini tidak ada uang. Terus susah mencari bambu. Bambu kan banyak aja yang jual sebenarnya,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Iwansyah menilai berbagai alasan yang disampaikan masyarakat tersebut cenderung tidak masuk akal.
“Alasan klasik aja sebenarnya, tidak mau memasang itu sebenarnya,” cetusnya saat mengomentari masih banyaknya toko yang enggan mengibarkan bendera.
Guna memastikan imbauan berjalan efektif, pihak kelurahan kembali mempertegas arahan kepada para Ketua RT setempat.
Iwansyah meminta seluruh pengurus RT/RW untuk bergerak aktif menyambangi warga.
“Tiga atau empat kali sudah kami tegaskan lagi dengan RT, minta tolong supaya disampaikan agar bendera segera dipasang,” pungkasnya.


































