Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Saat Petugas Bertaruh Tenaga Melawan Api, Pelindo Sampit Hadir Bawa Logistik

SAMPIT – Di tengah panasnya bara dan kepungan asap karhutla, perjuangan para petugas di lapangan tak hanya membutuhkan keberanian. Stamina dan perlengkapan dasar juga menjadi penopang agar mereka tetap mampu bertahan menjalankan tugas.

Dukungan itu datang dari PT Pelindo Regional 3 Sampit yang menyalurkan bantuan logistik ke Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap para petugas yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Kotim.

Junior Manager Pelayanan Terminal PT Pelindo Regional 3 Sampit, Tri Purbo Waluyojati, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan para petugas selama berada di lapangan.

“Kami ingin memberikan dukungan kepada rekan-rekan yang saat ini berada di lapangan dalam menangani karhutla. Bantuan ini memang sederhana, namun kami berharap dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi sebagian kebutuhan para petugas saat menjalankan tugas, terutama di tengah kondisi asap yang terjadi saat ini,” ujar Tri. Kamis (27/8/2026).

Bantuan yang disalurkan bukan sekadar makanan dan minuman. Pelindo membawa air mineral, minuman elektrolit, susu, makanan ringan, mi instan, vitamin hingga masker.

Logistik tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kondisi fisik petugas yang harus berhadapan dengan kondisi berat selama penanganan karhutla.

Sebab, ancaman di lapangan bukan hanya berasal dari api. Cuaca panas, medan yang sulit dan paparan asap menjadi tantangan yang harus dihadapi petugas ketika melakukan pemadaman maupun penanganan di lokasi.

Di tengah kondisi tersebut, masker juga menjadi bagian penting dari bantuan. Perlengkapan itu diharapkan memberikan perlindungan tambahan bagi petugas dari paparan asap selama menjalankan aktivitas.

Tri menilai penanganan karhutla tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Dibutuhkan kepedulian dan gotong royong berbagai unsur untuk menghadapi ancaman kebakaran yang terus membayangi wilayah Kotim.

“Pelindo pun memilih mengambil bagian dengan memperkuat kebutuhan mereka yang berada di garis depan,” kata Tri.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah dan petugas penanggulangan bencana dalam menghadapi karhutla.

Pelindo Regional 3 Sampit berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat, meski nilainya sederhana dibandingkan beratnya perjuangan para petugas di lapangan.

Melalui dukungan tersebut, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah operasionalnya.

Sebab dalam menghadapi karhutla, setiap dukungan memiliki arti, dan setiap bantuan dapat menjadi tenaga tambahan bagi mereka yang sedang bertaruh tenaga melawan api.