Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

DPRD Kalteng Dorong Perencanaan Infrastruktur Trans Kalimantan Lebih Komprehensif

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah Abdul Hafid menilai pemerintah perlu memperkuat perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di ruas Trans Kalimantan agar mampu mengimbangi pertumbuhan aktivitas ekonomi di daerah.

“Peristiwa ambruknya box culvert di ruas Kasongan-Kereng Pangi menjadi pengingat bahwa evaluasi infrastruktur harus dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya setelah terjadi kerusakan,” katanya, Minggu (5/7).

Menurut Hafid, pemerintah perlu melakukan pendataan terhadap seluruh jembatan dan box culvert di jalur nasional, termasuk usia bangunan, kondisi konstruksi, dan tingkat kelayakan sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi.

Ia menilai langkah tersebut penting agar anggaran pemeliharaan dapat diarahkan pada infrastruktur yang benar-benar membutuhkan penanganan.

“Prioritas pembangunan harus berbasis data sehingga setiap perbaikan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Hafid meminta kualitas pekerjaan pembangunan maupun rehabilitasi infrastruktur terus diawasi agar hasil konstruksi memenuhi standar teknis dan mampu bertahan sesuai usia rencana.

Ia juga menekankan perlunya penegakan aturan terhadap kendaraan bermuatan berlebih karena beban angkutan yang melampaui kapasitas dinilai mempercepat kerusakan jalan dan jembatan.

“Pengawasan terhadap kendaraan ODOL harus diperkuat agar kondisi infrastruktur tetap terjaga dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” katanya.

Hafid menambahkan pemerintah juga perlu menyiapkan peningkatan kelas jalan serta membangun jalur alternatif sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tidak terganggu apabila terjadi kerusakan pada ruas utama.

Ia berharap kejadian ambruknya box culvert di ruas Kasongan-Kereng Pangi menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan infrastruktur jalan nasional di Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.

“Pembangunan infrastruktur harus dirancang secara komprehensif agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjamin kelancaran konektivitas di Kalimantan Tengah,” tutupnya.

(ira/erakalteng)