Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Kejar Target Masa MPLS, Bupati Halikinnor Sebut Proyek Sekolah Rakyat Kotim Tunjukkan Progres Cepat

SAMPIT – Pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus dipacu demi mengejar agenda tahun ajaran baru.

Proyek ini ditargetkan siap digunakan sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang direncanakan jatuh pada pertengahan bulan depan.

Menurut koordinasi dengan pihak General Manager (GM) dan tim teknis di lapangan, jadwal pemindahan ruang belajar dari lokasi lama ke fasilitas baru ini ditargetkan pada tanggal 14 Juli.

Bupati Kotim, Halikinnor, menyatakan bahwa target tersebut sangat mungkin untuk direalisasikan melihat ritme kerja para pekerja yang sangat produktif.

Kecepatan pembangunan ini didukung oleh pengerahan tenaga kerja dalam skala besar yang mencapai 1.200 tukang dan 65 karyawan. Aktivitas konstruksi yang berlangsung tanpa henti selama 24 jam dengan sistem pembagian kerja (shift) terbukti efektif mempercepat pengerjaan tanpa mengorbankan kualitas bangunan yang dihasilkan.

Melihat hasil pengerjaan pada salah satu ruang kelas yang sudah selesai (finishing), kualitas fasilitas yang diberikan dinilai sangat memuaskan.

“Dia diasramakan di sini, makan tidur di sini dengan fasilitas yang cukup, sekolah di sini,” kata Halikinnor menjelaskan sistem boarding school yang akan diterapkan kelak, Senin, 22 Juni 2026.

Bupati Halikinnor juga meminta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat agar proyek strategis ini dapat diselesaikan tanpa hambatan hingga hari peresmian.

“Sekali lagi, kita minta dukungan dari masyarakat. Tapi alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala,” tuturnya di sela-sela kunjungan lapangan.

Program dari pemerintah pusat yang ditempatkan di Kotim ini dinilai sebagai langkah nyata yang dinantikan.

“Mudah-mudahan program pusat ini yang ditempatkan di daerah kita berjalan lancar dan sangat bermanfaat untuk peningkatan SDM kita,” pungkas Halikinnor menutup penjelasannya.

(SD/Erakalteng.com)