SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen untuk terus bersinergi erat dengan Bea Cukai, Kepolisian, Kejaksaan, Tentara Nasional Indonesia, serta seluruh instansi terkait.
Komitmen ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kotim, Irawati, saat menyoroti pentingnya menjaga wilayah daerah dari ancaman peredaran barang ilegal.
“Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci utama keberhasilan penegakan hukum yang berkelanjutan,” ujarnya, Rabu, 16 September 2026.
Lanjutnya, tanpa kerja sama yang kuat antar-instansi, pengawasan terhadap wilayah yang luas akan sulit dilakukan secara maksimal.
“Terus meningkatkan pengawasan, khususnya pada jalur laut, sungai, dan darat,” ajaknya.
Hal ini mengingat Kabupaten Kotim memiliki akses yang cukup terbuka bagi arus lalu lintas keluar masuk barang. Kondisi geografis ini menuntut kesiapsiagaan dan peningkatan pengamanan dari seluruh aparat penegak hukum.
Keberadaan pengawasan yang ketat di jalur-jalur tersebut diharapkan mampu menutup celah penyelundupan barang ilegal. Penjagaan penerimaan negara demi pembangunan daerah yang berkelanjutan juga menjadi fokus utama dari pengawasan ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotim, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran Bea Cukai serta instansi terkait yang telah menyukseskan kegiatan ini,” tutupnya.
(SD/Erakalteng.com)


































