Dapatkan Informasi dan Berita Seputar Kalimantan Tengah Terkini hanya di eraKalteng.com

Antisipasi Dampak Asap Tebal, Komisi III DPRD Kotim Dorong Opsi Mengundurkan Jam Masuk Sekolah

SAMPIT – Kondisi kabut asap yang kerap menebal di pagi hari mendapatkan perhatian khusus dari Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Dewan meminta Dinas Pendidikan untuk bersiap mengambil langkah penyesuaian terkait jam operasional sekolah.

Anggota Komisi III DPRD Kotim, Syahbana, menyatakan bahwa kebijakan jam sekolah harus menyesuaikan dengan kondisi riil kualitas udara di lapangan.

Menurutnya, koordinasi dengan Dinas Kesehatan menjadi pertimbangan utama sebelum menetapkan keputusan.

“Kalau misalnya asap ini cukup parah dan tebal, kita menghimbau kepada Dinas Pendidikan untuk memperhatikan jam-jam masuk sekolah. Kebijakan ini tentu hubungannya dengan Dinkes, apakah Dinkes sudah menyatakan bahwa asap itu sudah membahayakan,” jelas Syahbana, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menambahkan bahwa jika kondisi dinilai mengkhawatirkan, opsi mengundurkan jam masuk sekolah harus segera diterapkan.

“Kalau sudah fase berbahaya, berarti pihak pendidikan wajib mengundurkan jam masuk sekolah, atau bahkan meliburkan untuk sementara kalau memang situasi emergency terhadap kesehatan,” tegasnya.

Selain penyesuaian jam sekolah, Syahbana juga menekankan pentingnya bantuan masker medis bagi para pelajar di seluruh wilayah Kotim guna mencegah timbulnya gangguan pernapasan.

“Pemerintah daerah juga diwajibkan untuk memberikan paling tidak masker untuk kalangan pelajar dan siswa yang ada di Kabupaten Kotim, sehingga kita bisa mencegah terjadinya penyakit yaitu ISPA,” pungkas Syahbana.

(SD/Erakalteng.com)